Kota Paling Aneh di Dunia

Kota Paling Aneh di Dunia

Kota Paling Aneh di Dunia – Tiap kota atau negara di dunia ialah lokasi yang unik dengan daya magnetnya semasing.

Dimulai dari kontur alam, riwayat, rutinitas dan tradisi warga yang tinggal didalamnya jadi magnet tertentu untuk wisatawan.

Kota Paling Aneh di Dunia, dari Tidak Bisa Mati Sampai Banyak Ditempati Mayat

Menariknya, dari demikian banyak kota yang unik itu ada yang sampai mendapatkan predikat aneh karena bermacam argumen, lho. Ada yang kotanya semakin banyak ‘dihuni’ mayat, sampai larang masyarakatnya untuk wafat.

Baca Juga: Ketetapan Baru Naik Cathay Pacific

Digabungkan dari bermacam sumber, berikut kumparan kumpulkan lima salah satunya.

Kota Paling Aneh di Dunia Colma di Amerika Serikat

Kota Colma ialah kota paling kecil di daerah San Mateo, California, Amerika Serikat. Selain itu Kota ini dipanggil sebagai City of Souls alias Kota Jiwa-jiwa. Panggilan horor ini bukanlah tanpa argumen.

Dalam situs sah pemerintahan di tempat ditulis jika Colma mempunyai 16 teritori penyemayaman. Dalam kota selebar 4,9 km persegi itu ada 1,5 juta ‘jiwa’ alias arwah orang yang sudah wafat dan dipendam di situ. Sementara warga lokalnya yang hidup cuman sekitar 1.509 orang.

Mayat-jenazah yang ada di Colma umumnya bukan berawal dari kota tersebut, tetapi ‘diekspor’ di luar kota, diantaranya ialah San Fransisco.

Ya, mayat yang tidak lagi bisa tempat di San Fransisco karena pandemi mematikan diungsikan di Colma, karena makam di kota itu telah begitu penuh.

Kota wisata Setenil de las Bodegas di Spanyol

Pernah memikir tinggal dan hidup di bawah tebing? Kemungkinan tidak, tetapi tidak untuk warga yang hidup di Kota Setenil de las Bodegas, Spanyol.

Kota ini dibuat di atas tebing yang dahulunya dipakai oleh bangsa Moor, warga Arab yang pernah kuasai Spanyol. Setenil de las Bodegas jadi teritori yang paling terlindungi pada periode itu.

Saat warga Spanyol sukses menggantikan kuasa, tebing itu tidak lagi jadi benteng. Sementara beberapa rumah di bawahnya masih dipakai sepanjang beratus-ratus tahun.

Karena tebing batu di atasnya bisa digunakan untuk kurangi udara panas saat musim panas, dan kebalikannya pada musim dingin. Kecuali jadi permukiman, masyarakat di tempat melakukan upayanya di beberapa rumah itu, seperti buka cafe atau restaurant.

Tidak bingung banyak wisatawan yang tiba ke tempat ini cuman untuk menunjukkan sendiri keunikannya, dan menyaksikan lebih dekat bebatuan basalt yang menaunginya. Aduh, apa pada tidak takut terkena, ya?

Kota Paling Aneh di Dunia Matmata di Tunisia

Berada didalam bangunan es seperti igloo kemungkinan telah tidak lagi aneh. Tapi bagaimana bila berada didalam bangunan dari tanah, yang berada di bawah tanah? Hmm.. Kemungkinan dapat disebut aneh, ya.

Sebuah kota unik di Tunisia namanya Matmata ialah jawaban dari rasa ingin tahu itu. Dikutip Atlas Obscura, Matmata ialah sebuah kota yang beberapa rumah warganya ada di bawah tanah. Kota Matmata bahkan juga sempat pernah terkenal karena jadi posisi shooting rumah fiksi Luke Skywalker dalam film Star Wars.

Penduduknya menempati lubang besar yang dikeduk dari tanah-tanah berbatu. Beberapa rumah itu berupa gua dengan bermacam ruang didalamnya, dimulai dari dapur, ruang tidur, sampai ruangan tamu.

Bangunan memiliki konsep troglodyte itu di-claim bisa bertahan sepanjang tahun dan kurangi sengatan panas matahari. Terkecuali jika terjadi hujan deras yang mengakibatkan banjir atau terjadi kekeringan berlebihan.

Kota Longyearbyen di Norwegia

Sebuah kota kecil di Norwegia yang namanya Longyearbyen punyai ketentuan yang unik, aneh, tetapi riil. Kota yang dikenali sebagai habitat beruang kutub itu larang masyarakatnya untuk wafat.

Dikutip BBC, ketentuan itu bahkan juga sudah ditempatkan dalam undang-undang yang ditetapkan pemerintahan di tempat. Argumennya simpel, karena suhu kota yang rendah dan berselimut salju, mayat di Longyearbyen akan susah untuk membusuk. Bakteri dan serangga pemecah saja kesusahan untuk hidup pada tempat ini.

Mayat warganya yang wafat karena virus Flu Prancis pada 1917-1920 saja masih bersemayam di kota ini. Karena itu, bila ada warga yang wafat, karena itu mayatnya perlu diterbangkan ke sisi lain Norwegia.

Itu penyebabnya, umumnya masyarakat di tempat akan dipindah ke teritori lain jika sudah capai keadaan krisis. Jika kematiannya tiba-tiba, tidak bakal ada orang yang ingin menolong memendamnya.

Manshiyat Naser, Mesir Kota Paling Aneh di Dunia

Dipanggil sebagai Kota Sampah, Manshiyat Naser ialah wilayah kotor dan paling miskin di Ibu Kota Mesir, Kairo. Dikutip Culture Trip, teritori selebar 5,54 km persegi itu ditempati 262 ribu orang yang profesinya sebagai Zabbaleen atau pemulung.

Warga di tempat manfaatkan sampah sisa warga Kairo untuk tetap bertahan hidup. Mereka kumpulkan sampah dari rumah ke rumah, mengantarnya pulang, lalu lakukan daur ulangi.

Di Manshiyat Naser, sampah dapat kamu dapatkan di mana saja. Nyaris tiap titik wilayahnya berisi sampah. Baik di pinggir rumah, pojok jalan, sampai atap, kamu dapat mendapati berkarung-karung sampah.

Kecuali kotor dan kotor karena sarat dengan sampah, Manshiyat Naser alami kesusahan di infrastruktur, seperti aliran pembuangan, listrik, dan air. Kotor sekali, dech.

Antara ke-5 kota di atas, ada yang pernah atau ingin kamu datangi?

Valencia, Spanyol, Jadi Kota Terbaik untuk Ditempati Ekspatriat

Kota Valencia di Spanyol tidak cuma menarik perhatian karena sektor sepak bola, tapi juga sebagai kota terbaik untuk pelancong asing. Survey yang dilaksanakan oleh InterNations ke ekspatriat di penjuru dunia memperlihatkan jika Valencia dipilih sebagai kota terbaik di dunia untuk tinggal dan bekerja.

Dalam survey itu, Valencia dipilih menaklukkan 66 kota rivalnya di dunia. Dalam survey ini, lebih dari 15 ribu pelancong asing ambil sisi memberikan rangking 66 kota di dunia. Dimulai dari hal seperti kesempatan kerja, perumahan, perawatan kesehatan yang dapat dijangkau, keringanan tinggal, kesetimbangan kehidupan kerja, dan kualitas hidup keseluruhannya.

Survey ini dilaksanakan di bulan Maret, saat wabah corona mulai menerpa, dan hasilnya di-launching pada 26 November. 84 % ekspatriat yang turut serta dalam survey itu mengatakan jika mereka benar-benar gampang mengenali budaya Valencia. Sedang 91 % informan menjelaskan jika warga lokal mempunyai sikap yang paling ramah.

Ditambah lagi, Valencia ada dalam capaian tiga kota Spanyol yang lain yang masuk 10 besar. Kota Alicante yang ceria ada di urutan ke-2, sementara Malaga dan Madrid, masing-masing ada di rangking ke enam dan ke-9.

Ke-4 arah itu diputuskan di sejumlah sektor, diantaranya keringanan untuk tinggal dan opsi piknik. Tapi score mereka tidak begitu tinggi dalam index kesempatan kerja. Lewat survey itu kelihatan jika Spanyol jadi negara yang paling dicintai oleh beberapa ekspatriat.

Lisbon ada pada tempat ke-3 , cetak score tinggi dalam cuaca. Seorang ekspatriat Irlandia menulis, Portugal biasanya ialah negara yang paling cantik dengan beberapa kelebihan. Dan orang-orangnya baik, hidup rileks, makanan dan minumannya baik sekali, dan cuacanya pada umumnya bagus.